skip to main |
skip to sidebar
Pengalaman Pendakian Gunung Merapi
1 minggu sebelum mendaki gunung merapi kami ber-5 disitu ada heru (aku),misno,usman,diki dan juga tak lupa aku mengajak reva (adikku) berkumpul untuk membicarakan persiapan mendaki yang kami laksanakan tanggal 31 desember 2014, kami berangkat dari jogja menuju basecamp pendakian gunung merapi pukul 18.10 tibanya disana kami beristirahat sebentar sambil mengisi registrasi pendakian.
setelah dirasa cukup beristirahatnya aku memimpin berdoa meminta keselamatan dan kelancaran pada saat mendaki,tepat pukul 21.00 kami memulai petualangan pendakian malam kami berbekal lampu senter dan head lamp kami mulai meraba ganasnya jalur pendakian merapi yang terbilang extrim bagi para pendaki yang sudah berpengalaman maupun pendaki pemula karena medan pendakian yang terus menanjak tanpa ada dataran.
disinilah fisik dan mental kami diuji dan juga hawa dingin yang mulai menusuk menembus jaket tebal kami,pada pertengahan perjalan kami beristirahat sambil mengisi kembali tenaga kami yang terkuras habis,sambil makan dan minum merokok juga bagi yang merokok kami berbicang,bercanda dan tertawa bersama setelah dirasa cukup istirahat kami melanjutkan perjalanan.
30 menit setelah perjalanan 2 orang dari kami ada yang meminta berhanti karena kelelahan setelah perjanan yang keras melewati jalanan yang menanjak dan juga berbatu yang menuntut kami sangat berhati-hati agar tidak tergelincir karena disebelah kanan kami ada jurang yang siap kapan saja mengancam kami jadi kami putuskan untuk berhenti sejenak sambil minum setelah itu kami lanjutkan kembali perjalanan yang sebentar lagi sampai di pasar bubrah dengan cepat kami langkahkan kaki kami.
waktu terus berjalan menunjukan pukul 23.35 kami bergegas mendirikan tenda dan saling membantu agar tenda dapat berdiri untuk kami berteduh dan berlindung dari dinginya hawa pegunungan saat malam dan juga hujan yang kadang terjadi diatas gunung, setelah tenda selesai kami menyiapkan peralatan untuk memasak seperti kompor,nesting dan gas.
tanpa terasa sudah pukul 00.00 sulutan kembang api dari berbagai daerah pun mulai meramaikan langit malam itu dan betapa indahnya alam pada malam itu,begitu ramai dan meriah saat pergantian tahun,pokoknya sulit dibayangkan jika tak mengalaminya sendiri.Tak terasa perut kami pun mulai keroncongan dan kami bergegas membuat mie instan untuk menemani perut kami malam ini dan bergegas tidur setelah selesai makan, karena esok subuh kami harus melanjutkan menuju puncak merapi. Alarm hp pun sudah berdering dan juga mulai terdengar suara-suara dari teman-teman pendaki lain yang akan melakukan summit attack untuk menikmati sunrise, dan betapa takjubnya kami semua setelah sang fajar mulai menampakan dirinya begitu eloknya dan memberikan kami semua ketenangan, dan hal yang tak boleh terlewatkan yaitu kami berfoto-foto dengan background dihiasi cahaya sang fajar yang menghangatkan badan kami.
tak terasa sang fajar mulai meninggi dari tempat awalnya muncul itu pertanda bagi kami untuk bergegas turun kembali ke tenda dan membuat sarapan untuk cadangan tenaga kami menuruni kembali gunung merapi yang elok nan eksotis,kemudian kami bergegas merapikan tenda dan barang bawaan kami tak lupa pula kami membawa serta sampah dari atas gunung untuk dibuang dibawah.
itu sepenggal pengalaman kecilku di gunung merapi,terima kasih atas kunjunganya.
"cintailah alam maka alam akan mencintaimu" #nyampah sembarangan gak asik bro.
luar biasa bingit
BalasHapushttp://afrizalgoto.blogspot.com
mantap jaya, lanjutkan mendaki gunung lewati lembah...........
BalasHapus